
(foto diambil pada saat berada di polresta Bogor oleh petugas polresta)
YKII beberapa waktu yang lalu tepatnya tanggal 8 Februari 2009, mendapatkan kabar ditemukan anak dengan gangguan komunikasi, kabar tersebut didapatkan dari Ibu Teti Ichsan (Perkumpulan Peduli Anak). Setelah beberapa relawan mendatangi lokasi keberadaan anak tersebut (Polresta Bogor), ternyata anak tersebut sudah kabur.
Kronologis :
Berdasarkan keterangan yang didapatkan cerita tersebut bermula dari datangnya berita/telp kepada Polresta dari seorang mahasiswa MM IPB (ferly) yang sedang berada di depan Universitas Pakuan Bogor jam 23.00 hari Sabtu tanggal 7 Februari 2009, yang mengabarkan bahwa ada seorang anak perempuan ada di daerah tersebut tanpa jelas rumah dan keluarganya. Petugas dari Polsek Bogor Tengah menjemput anak tersebut (menurut Ferly bernama Lia) dan dibawa ke Polresta Bogor dan sampai di sana jam 00.00. Ferly menunggu di Polresta sampai jam 02.00. Lia berada di Polresta dan dijaga oleh beberapa petugas kepolisian dan tertidur. Pada pukul 05.15 ketika Lia terbangun, dia langsung panik dan lari keluar kantor ke jalan raya menuju arah Citeureup Bogor dan beberapa petugas berusaha mengejar Lia tapi karena khawatir Lia panik dan tertabrak kendaraan maka petugas berhenti mengejar dan Lia pun hilang belum ada kabar, sampai berita ini kami sampaikan. Berita tersebut dikabarkan oleh petugas kepolisian yang bernama Wawan kepada ibu Teti Ichsan yang kebetulan dikenalnya sebagai pemilik klinik terapi anak berkebutuhan khusus. Ibu Teti Ichsan mengabarkan kejadian tersebut kepada salah seorang pengurus YKII dan beberapa relawan yang diutus untuk melihat keberadaan anak tersebut di Polresta sudah tidak mendapati anak tersebut pada jam 07.45 tanggal 8 Februari 2009.
YKII