Kamis, 21 Juni 2007

Lambang IKI dan artinya


LAMBANG
Lambang Ikatan keluarga Istimewa berupa : Silhuet seorang anak yang sedang mengangkat kedua tangannya berdiri diatas 3 pasang tangan yang saling menopang dan melindungi, dilingkari penuh dengan tulisan Ikatan Keluarga Istimewa (IKI)


Warna Lambang :
Warna hitam pada Gambar Anak, pasangan tangan yang kecil dan tulisan melingkar Ikatan Keluarga Istimewa. Warna Abu-abu 80% pada tangan ukuran sedang yang ditengan. Warna abu-abu 60% pada pasangan tangan ukuran besar pada sisi paling luar. Gradasi warna hitam tersebut melambangkan keprihatinan, kebulatan tekad untuk berjuang dan keteguhan iman. Lambang tersebut tercetak pada warna dasar putih yang melambangkan kesucian dan tawakkal

Arti Lambang :
Anak yang sedang mengangkat kedua tangannya : Melambangkan kebangkitan kemampuan dan kemandirian anak istimewa.
Tiga pasang tangan : melambangkankan tiga komponen utama yang mendukung kebangkitan anak istimewa tersebut,yaitu :
Pasangan tangan berwarna hitam : adalah kedua orang tua yang mendukung dan melindungi anak.
Pasangan tangan berwarna abu-abu tua : adalah lingkungan keluarga, masyarakat sekitar, sekolah yang mendukung dan memberikan suasana yang kondusif bagi perkembangan dan perdidikan anak istimewa.
Pasangan tangan berwarna abu-abu muda : adalah Negara kesatuan Republik Indonesia yang melindungi dan menjamin hak setiap warga negaranya.
Tulisan Ikatan keluarga Isimewa dalam bentuk lingkaran penuh : melambangkan kebersamaan dan kesetaraan setiap anggota dalam menjalankan visi dan misi organisasi, tanpa memandang gender, usia, status dan keyakinan agama.
Tiga pasang tangan dan anak yang sedang mengangkat tangannya secara kesatuan merupakan bunga yang sedang mekar : melambangkankan kebahagiaan yang dicapai bagi semua pihak apabila ketiga komponen utama dimaksud (orang tua, masyarakat lingkungan dan Negara ) bersatu, bahu membahu mendukung dan melindungi anak istimewa. Dan warga istimewa dalam lambang tersebut seperti tepung sari bunga yang merupakan generasi penerus keluarga, dan bangsa Indonesia.

Tidak ada komentar: